Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Demokrasi untuk siapa?

Dalam mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan atau Pancasila, tentu kita tidak asing dengan Trias Politika, dimana ada 3 lembaga negara yang memiliki tupoksinya masing-masing, Yakni Eksekutif sebagai pelaksana Undang-undang, Legislatif sebagai Pembuat Undang-undang dan Yudikatif sebagai Pengawas Pelaksana Undang-undang. Ketiganya tergabung dalam unsur-unsur demokrasi. Diluar dari ketiga lembaga tersebut, ada Pers yang juga terlibat sebagai alat kontrol sosial. Demokrasi adalah tentang persamaan hak, demokrasi adalah tentang kesepakatan bersama, demokrasi adalah tentang sebuah sistem tata kenegaraan. Maka dengan demikian, bersama demokrasi, diharapkan rakyat dapat menikmati negara yang adil dan makmur. Bercermin pada pelaksanaan demokrasi bangsa saat ini, dirasa sangat jauh dari harapan. Rakyat sebagai pemegang kekuasaan, diselewengkan menjadi Rakyat istimewa sebagai pemegang kekuasaan. Kondisi tersebut merupakan dampak dari adanya ketidakadilan dalam proses penegakan hukum, hukum sepe...

Temukan Aku Dalam Istana Tersembunyi

Ya Allah, Maafkan Hamba... Hamba telah menjadi penyebab banyak orang yang menangis karena kelaparan. Hamba telah menjadi penyebab banyak orang yang sadis melakukan tindakan kriminal. Hamba telah menjadi penyebab banyak orang yang terhimpit kemiskinan. Hamba telah menjadi penyebab banyak orang menjadi sulit tersenyum. Hamba telah menjadi penyebab banyak orang hilang harapan, harapan pada masa depannya. Hamba telah menjadi akibat, akibat dari tak kuasanya hamba menolak bisikan setan yang terkutuk. Hamba sangat menyesal. Karena pada masa kejayaan dalam berkarir, bukannya perbanyak bersyukur, tetapi hamba terobsesi pada keserakahan. Hamba tidak pernah berpikir dua kali, bahkan hati Hamba telah mati. Kau sudah memberikan teguran lewat hukuman, tetapi Hamba permainkan. Hamba hanya ingin senang dalam kondisi apapun. Maafkan Hamba, yang telah menyulap ruangan kecil berjeruji besi menjadi Sebuah Istana kecil. Setidaknya, Hancurnya karir tidak merusak obsesi untuk senantiasa berbuat ...